Pengumuman
 Saksikan Celebrity on Vacation di Trans TV tanggal 30 Agustus 2014 Pukul 08.00 WIB bersama narasumber 1. Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc (Dirjen Penataan Ruang), 2. Ali Yusuf, S.Pt (Walikota Sawahlunto, Sumatera Barat), 3. Dr. H. Burhan Abdurahman, SH. MM (Ketua JKPI) dengan tema Kota Pusaka, Langkah Indonesia Membuka Mata Dunia                         Pengumuman Pemenang Penjaringan Prakarsa Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan                         Download Buku Panduan Pelatihan Pelopor Madya Penataan Ruang Tahun 2014                         Penjaringan Prakarsa Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan                         Anda PEDULI TATA RUANG ? AYOOO... Laporkan bila terjadi Pelanggaran Penataan Ruang, Hubungi : Sekretariat PPNS Penataan Ruang di 021-72784660                        
SARAN DAN PENGADUAN
LAYANAN INFORMASI PUBLIK
BUKU TAMU

  BERITA PENATAAN RUANG
Home
 


 22 April 2013 | Perkotaan

PERINGATAN HARI PUSAKA DUNIA TROWULAN 2013

“Kementerian PU melalui Ditjen Penataan Ruang (DJPR) tetap berkomitmen terhadap Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP) yang mengedepankan penataan dan pelestarian nilai-nilai sosial budaya dalam pengembangan kawasan. Hal ini sesuai dengan PP 26/2008 tentang RTRWN yang mengamanahkan penetapan kawasan berdasar asas sosial budaya sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) “, demikian sambutan pembukaan Dirjen Penataan Ruang yang diwakili oleh Direktur Perkotaan, Dadang Rukmana pada Peringatan Hari Pusaka Dunia 2013 di Trowulan, Kabupaten Mojokerto (18/4).

Dadang Rukmana menambahkan perlu adanya apresiasi terhadap setiap bentuk upaya yang dilakukan dalam pelestarian nilai-nilai sosial budaya serta menjadikan aset pusaka sebagai mainstream (acuan) dalam pembangunan berkelanjutan. “Setiap daerah dalam kawasan perkotaan seharusnya memasukkan nilai sosial budaya aset pusaka dalam setiap tingkatan perencanaan baik tingkat nasional (RTRWN), provinsi (RTRWP, maupun kabupaten/kota (RTRWK). Melalui P3KP, DJPR bersama dengan pemerintah Kabupaten/Kota menyusun RAKP yang menjadi dasar pengembangan Kota Pusaka baik secara spatial (ruang) maupun fisik. Dari 28 Kabupaten/Kota peserta P3KP, 10 peserta diantaranya telah menyusun RAKP yang dapat diimplementasikan di lingkungan Kementerian PU dan Kementerian/lembaga lainnya”.

Dalam kesempatan yang sama, I Gede Ardhika, Ketua Dewan Pimpinan Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) mengatakan penyelenggara peringatan hari pusaka dunia 2013 di Trowulan, diharapkan menjadi tonggak apresiasi dan perhatian terhadap berbagai upaya pelestarian situs majapahit di Trowulan menuju pengelolaan bersama antara pemerintah, masyarakat, swasta, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sujana Royat, Deputi VII Kemenkokesra mengatakan, sebuah bangsa dapat bertahan dengan bermodalkan lima aspek utama yaitu ekonomi, politik, militer, sumber daya manusia dan budaya. Budaya sebagai unsur terpenting merupakan kekuatan masyarakat, dan terbukti bahwa Negara yang dapat mempertahankan pelestarian budayanya akan terus bertahan. Kita mempertahankan budaya ini melalui PNPM Pusaka yang merupakan Program yang berbasis pada kerakyatan yang dapat disinkronkan dengan P3KP.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Kacung Marijan menyampaikan, bahwa Undang-Undang (UU) cagar budaya yang telah ditetapkan pada tahun 2010 dilanjutkan dengan penyusunan Peraturan Pemerintah (PP) yang saat ini berada dalam tahap uji publik. “Pengembangan budaya tidak cukup hanya dilakukan oleh satu kementerian yaitu Kemendikbud melainkan memerlukan banyak dukungan kementerian/lembaga maupun sektor lainnya. Kabupaten harus membuat rencana komprehensif untuk Trowulan menyangkut kewenangan pusat, provinsi, dan kabupaten. Sekarang ini beberapa kawasan sudah memiliki Badan pengelola seperti Borobudur dan Bali, sedangkan Trowulan diharapkan tidak hanya memiliki Badan Pengelola bentukan pemerintah namun bisa melalui kelembagaan masyarakat” ujar Marijan.

Peringatan Hari Pusaka Dunia 2013 ini dihadiri pula Sekda Kabupaten Mojokerto, Sekda Provinsi Jawa Timur, Danrem Kabupaten Mojokerto, Komunitas masyarakat yang membentuk komunitas Jaringan Pelestari Majapahit, peserta pelatihan P3KP, media massa setempat, serta warga sekitar. (tsh/har)


Sumber : admintaru_220413


  BERITA DARI MEDIA
18/9/2014 | http://www.tribunnews.com
Jangan Mengeluh Banjir Jika Aturan Tata Ruang Terus Dilanggar
18/9/2014 | http://makassar.tribunnews.com
Penimbunan Laut Hambat Ranperda RTRW DPRD Makassar
13/9/2014 | http://manado.tribunnews.com
Sekda Bolsel Percepatan Raperda Tata Ruang
13/9/2014 | http://property.okezone.com
5 Tantangan Permasalahan Tata Ruang di Indonesia
12/9/2014 | http://www.republika.co.id/
Pemkot Depok Langgar Aturan Tata Ruang Kota

 



Total Pengunjung :
  · Perpustakaan
  · e-Procurement
  · Visualisasi Metropolitan
  · Metadata
   
   
· Balai Informasi Penataan Ruang
· SUD Forum Indonesia
· Rencana Perkotaan di Provinsi OSAKA
· Hari Tata Ruang Nasional (WTPD) 2013
· RTRWN
· RTR PULAU DAN RTR KSN
· Status Perda RTRW
· Database RTRW Prov, Kab. dan Kota
· Informasi Perkotaan
· Program dan Anggaran
· Peraturan dan Perundangan (SIKUMTARU)

© 2004 - 2013 # v5.0. DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - All rights reserved
Gedung Ditjen SDA & Ditjen Penataan Ruang Lt.4 Jl. Pattimura No. 20 Keb. Baru Jakarta Selatan 12110 Telepon/Fax : 021-7231611