Pengumuman
 Download Buku Panduan Pelatihan Pelopor Madya Penataan Ruang Tahun 2014                         Penjaringan Prakarsa Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan                         Anda PEDULI TATA RUANG ? AYOOO... Laporkan bila terjadi Pelanggaran Penataan Ruang, Hubungi : Sekretariat PPNS Penataan Ruang di 021-72784660                        
SARAN DAN PENGADUAN
LAYANAN INFORMASI PUBLIK
BUKU TAMU

  BERITA PENATAAN RUANG
Home
 


 17 Juni 2010 | Program

Visi, Misi, dan Jakstra Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Candi Borobudur Disepakati

Direktorat Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum menyelenggarakan Pembahasan Progress Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) Pengelolaan Kawasan Strategis Nasional (KSN) Cagar Budaya Candi Borobudur. Pembahasan ini bertujuan untuk menyepakati visi, misi, kebijakan dan strategi serta deliniasi KSN cagar budaya Candi Borobudur. Nantinya, materi teknis Rencana Tata Ruang KSN Cagar Budaya Candi Borobudur yang mencakup kebijakan, strategi, serta konsep struktur ruang dan pola ruang kawasan tersebut akan dijadikan dasar rumusan materi Raperpres. Demikian disampaikan Direktur Penataan Ruang Wilayah II Sri Apriatini Soekardi di Semarang (15/6).

Dalam kegiatan tersebut telah disepakati beberapa hal yang dituangkan dalam Kesepakatan Bersama meliputi visi dan misi serta tujuan, kebijakan dan strategi penataan ruang Kawasan Cagar Budaya Candi Borobudur, deliniasi kawasan, serta konsep kelembagaan pengelolaan kawasan.

Sri mengemukakan, visi pengelolaan KSN Cagar Budaya Candi Borobudur adalah melestarikan Kawasan Borobudur sebagai pusat konservasi cagar budaya dunia. “Adapun misinya meliputi mengamankan situs Candi Borobudur, Pawon dan Mendut sebagai aset dunia, memelihara dan melestarikan kawasan cagar budaya Borobudur, dan mengembangkan potensi kawasan cagar budaya Borobudur sebagai objek wisata budaya warisan dunia,” imbuh Sri.


Terkait dengan deliniasi kawasan, Direktur Peninggalan Purbakala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Junus Satrio Atmodjo mengemukakan, batas kawasan strategis nasional merupakan hal yang sangat konseptual. Deliniasi kawasan harus jelas untuk kemudian ditetapkan status hukumnya. “Setelah deliniasi ditetapkan, baru dapat ditentukan pengelolaan kawasannya oleh sektor dan wilayah terkait,” jelas Junus.

Kepala Bidang Penataan Ruang dan Lahan Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Dharma Gunadi menyatakan bahwa Provinsi Jawa Tengah telah mengakomodasi rancangan kebijakan Rencana Tata Ruang KSN Cagar Budaya Candi Borobudur ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Tengah.

Pembahasan Raperpresi ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Penataan Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kepala Bidang Sejarah Purbakala dan Warisan Dunia Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, perwakilan Sekretariat Wakil Presiden, Kepala Balai Konservasi Borobudur, serta sejumlah pejabat dari pemerintah daerah Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Magelang. (wrd/ibm)



Sumber : admintaru_170610


  BERITA DARI MEDIA
7/7/2014 | http://analisadaily.com
Gubri Kecewa Janji Menteri Kehutanan belum Ditepati
5/7/2014 | http://www.riaupos.co/
Pusat Setujui RTRW Kota
2/7/2014 | http://bali.tribunnews.com/
15 Tahun Alih Fungsi Sawah di Bali Capai 6.224 hektar
2/7/2014 | http://www.riaupos.co
Dua Ranperda akan Disahkan Sebelum Idul Fitri
2/7/2014 | http://balipost.com/
Perda Zonasi Ngadat, Investasi Derah Terhambat

 



Total Pengunjung :
  · Perpustakaan
  · e-Procurement
  · Visualisasi Metropolitan
  · Metadata
   
   
· Balai Informasi Penataan Ruang
· SUD Forum Indonesia
· Rencana Perkotaan di Provinsi OSAKA
· Hari Tata Ruang Nasional (WTPD) 2013
· RTRWN
· RTR PULAU DAN RTR KSN
· Status Perda RTRW
· Database RTRW Prov, Kab. dan Kota
· Informasi Perkotaan
· Program dan Anggaran
· Peraturan dan Perundangan (SIKUMTARU)

© 2004 - 2013 # v5.0. DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - All rights reserved
Gedung Ditjen SDA & Ditjen Penataan Ruang Lt.4 Jl. Pattimura No. 20 Keb. Baru Jakarta Selatan 12110 Telepon/Fax : 021-7231611